• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Fikiran Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Keadilan yang Pincang: Saat Pedagang Eceran Dijadikan Kambing Hitam Mafia Tambang Ilegal

    Bukan Sekadar Retorika! Raja Mohammed VI Tawarkan Solusi Nyata bagi Tantangan Global

    SP2HP TERBARU KELUAR, FAKTA LAPANGAN BICARA: KASUS SOLAR SUBSIDI PT EWF DI POLDA JAMBI DIUJI DI TITIK NADIR, KETUA DPD PPWI JAMBI DESAK KORTAS TIPIKOR POLRI AMBIL ALIH

    KORUPSI INFRASTRUKTUR MUARO JAMBI: DPD PPWI JAMBI DESAK BPK AUDIT INVESTIGATIF, EVALUASI KONSULTAN PENGAWAS, DAN BLACKLIST KONTRAKTOR NAKAL

    Dokumen PLN Ungkap Tiang Listrik Dam Siambang Terkendala Kawasan Hutan, Cek Endra Kini Kawal Perizinan LISDES 2026: Bagaimana Nasib Proyek Lama?

    Kejati Jambi Tetapkan 6 Tersangka Korupsi Anggaran DPRD Merangin, Kerugian Negara Capai Rp19,5 Miliar

    Mega Proyek Inpres Rp28,3 Miliar Jalan Siulak Deras–Sungai Betung Diduga Asal Jadi: Aspal Terkelupas Pakai Tangan, PT Air Tenang Terancam Pidana Tipikor!

    GMC Laporkan Dugaan Persoalan 84 Batang Kayu Meranti, Minta Tata Kelola 25 KPH Sultra Diperiksa

    Jejak Janggal Pengadaan PBB Muaro Jambi: Tender Terbuka Dibatalkan, Alih Jalur ke Penunjukan Langsung Rp 700 Juta Dimenangkan Konsultan Jakarta

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Keadilan yang Pincang: Saat Pedagang Eceran Dijadikan Kambing Hitam Mafia Tambang Ilegal

    Bukan Sekadar Retorika! Raja Mohammed VI Tawarkan Solusi Nyata bagi Tantangan Global

    SP2HP TERBARU KELUAR, FAKTA LAPANGAN BICARA: KASUS SOLAR SUBSIDI PT EWF DI POLDA JAMBI DIUJI DI TITIK NADIR, KETUA DPD PPWI JAMBI DESAK KORTAS TIPIKOR POLRI AMBIL ALIH

    KORUPSI INFRASTRUKTUR MUARO JAMBI: DPD PPWI JAMBI DESAK BPK AUDIT INVESTIGATIF, EVALUASI KONSULTAN PENGAWAS, DAN BLACKLIST KONTRAKTOR NAKAL

    Dokumen PLN Ungkap Tiang Listrik Dam Siambang Terkendala Kawasan Hutan, Cek Endra Kini Kawal Perizinan LISDES 2026: Bagaimana Nasib Proyek Lama?

    Kejati Jambi Tetapkan 6 Tersangka Korupsi Anggaran DPRD Merangin, Kerugian Negara Capai Rp19,5 Miliar

    Mega Proyek Inpres Rp28,3 Miliar Jalan Siulak Deras–Sungai Betung Diduga Asal Jadi: Aspal Terkelupas Pakai Tangan, PT Air Tenang Terancam Pidana Tipikor!

    GMC Laporkan Dugaan Persoalan 84 Batang Kayu Meranti, Minta Tata Kelola 25 KPH Sultra Diperiksa

    Jejak Janggal Pengadaan PBB Muaro Jambi: Tender Terbuka Dibatalkan, Alih Jalur ke Penunjukan Langsung Rp 700 Juta Dimenangkan Konsultan Jakarta

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Morning News
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » BERJUANG DI LINI KITA MASING-MASING.

BERJUANG DI LINI KITA MASING-MASING.

Oleh: Saiful Huda Ems.

by Admin
13.06.2026
in Opini, Politik, Ragam
0

Jakarta | Indonesia ini negara besar, menempati di urutan ke 3 negara demokrasi yang terbesar di dunia, setelah India dan Amerika Serikat. Hal ini bisa terjadi mengingat penduduk Indonesia lebih banyak dari negara-negara penganut demokrasi lainnya, selain India dan Amerika Serikat.

 

Baca juga

Bukan Sekadar Retorika! Raja Mohammed VI Tawarkan Solusi Nyata bagi Tantangan Global

SKANDAL “PROYEK SILUMAN” DI MUARO JAMBI: MENELUSURİ DUGAAN KEBOHONGAN PUBLIK, IMPUNITAS HUKUM, DAN ALIRAN DANA APBD KE INSTANSI VERTIKAL

Mangkrak 7 Tahun: Sisa Kerugian Negara Rp6,3 Miliar Kasus PUPR Sarolangun 2019 Belum Tuntas, Desakan Sanksi Pidana Menguat

Dibalik Opini WTP Pemkab Sarolangun: Masuk Tahun Ketujuh, Temuan Kerugian Negara Rp9,8 Miliar Belum Tuntas Dikembalikan

Selain itu, Indonesia juga termasuk negara muslim terbesar di dunia, lagi-lagi ini mengingat populasi atau jumlah penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam dan terbanyak di dunia. Baru kemudian menyusul Pakistan, India, Bangladesh dan Nigeria. Meski demikian Indonesia bukanlah termasuk Negara Islam, melainkan Negara Pancasila yang menjamin kebebasan beragama.

 

Indonesia juga termasuk salah satu negara yang sangat kaya sumber daya alam, yang memiliki cadangan besar nikel, timah, bauksit, tembaga, emas, batu bara dan gas alam. Memiliki hutan tropis terbesar ketiga di dunia, setelah Brazil dan Democratic Republic of the Congo.

 

Indonesia juga termasuk negara dengan keaneka ragaman hayati tertinggi di dunia, bahkan sering disebut sebagai salah satu dari negara “megadiverse”. Belum lagi wilayah laut Indonesia yang sangat luas dengan sumber daya perikanan yang besar dll.

 

Pertanyaannya, kenapa Penduduk Indonesia sampai saat ini banyak yang hidup dalam kemiskinan dan kegetiran? Kenapa Rakyat Indonesia yang dikeliling kekayaan alam ini, banyak yang susah mencari pekerjaan, banyak yang kesulitan membiayai pendidikan, banyak yang bercerai dan bunuh diri karena faktor kesulitan keuangan dll.? Inilah yang harus kita jawab bersama.

 

Kita mempunyai presiden yang sudah nyaris lengkap kelebihannya dibanding rakyatnya sendiri. Sudah kaya raya, mantan jenderal, dari keluarga berpendidikan, jaringan politiknya sangat luas dll. Sebagai manusia normal kita tentu bertanya-tanya dalam diri sendiri, presiden sudah diberi begitu banyak kelebihan, lah kok keadaan Indonesia masih begini-begini saja, gak maju-maju, malahan koruptornya bertambah subur dan ironisnya hutan-hutan banyak yang gundul, kekayaan alamnya malah banyak yang dijarah, penegakan hukumnya malah kacau balau.

 

Kenapa semua itu bisa terjadi? Beribu jawaban pasti bisa kita kemukakan, di antaranya: di balik berbagai kelebihan Pemimpin Nasional kita, Presiden Prabowo Subianto juga memiliki banyak kekurangannya. Beliau pintar namun mudah dibodohi, beliau kaya raya namun ternyata masih suka memfasilitasi kroni-kroninya untuk menjarah kekayaan negara, beliau mantan jenderal tapi masih memelihara banyak loyalisnya yang gemar meneror rakyat dll.

 

Menjadi presiden dengan kekuasaan luar biasa, namun diteriaki rakyatnya berbulan-bulan soal korupsi yang sangat besar dan gila-gilaan di seputar program MBG dan Kopdes MP, namun sampai hari ini beliau tidak pernah berani untuk menghentikan program yang sudah berubah menjadi proyek korupsi ini. Kepala MBG dan dua wakilnya sudah dicopot dan diproses hukum. Ini artinya penegakan hukum dilaksanakan hanya sebatas untuk para pelaksana di lapangannya saja, namun otak-otak kejahatan korupsinya sepertinya masih diamankan, ini yang harus terus menerus kita pertanyakan !.

 

Menjadi pejabat negara memang tidak berdosa, bahkan bisa menjadi keharusan jika memang itu diniati dengan baik dan memiliki kapabelitas untuk bidangnya. Karena itu saya sendiri tidak pernah menggeneralisasi semua pejabat itu bandit, koruptor, suka menyalah gunakan kekuasaannya dll. Masih banyak pejabat negara yang sampai hari ini saya dukung, karena dari pengamatan saya mereka masih relatif steril dari aroma bandit.

 

Namun kita juga tidak boleh menutup mata, bahwa masih banyak juga pejabat negara yang sampai saat ini masih suka korupsi dan menyalah gunakan keluasaannya. Pada mereka itulah perlawanan kita harus diarahkan ! Sebab jika tidak demikian, maka potensi besar yang dimiliki negara ini tidak akan ada artinya apa-apa, bahkan bisa juga lenyap dalam waktu yang tidak akan lama.

 

Maka berjuang di lini kita masing-masing merupakan suatu keniscayaan. Yang sudah jadi pejabat negara harus mau mendengar dan memperjuangkan aspirasi rakyat, sedangkan yang masih jadi rakyat biasa harus selalu aktif bersuara, menyuarakan aspirasinya dan memperjuangkan cita-cita bangsa dan negara kita secara bersama-sama. Baik itu melalui tulisan, melalui pergerakan aksi-aksi di jalanan, maupun bekerja sebaik mungkin di bidangnya masing-masing, yang semuanya ditujukan untuk yang satu dan satu untuk semuanya: Indonesia. Sapere aude ! Merdeka ! ✊…(SHE).

 

13 Juni 2026.

 

Saiful Huda Ems (SHE).

Tags: AktivismeAspirasi RakyatDemokrasi IndonesiaGerakan RakyatIndonesiaKeadilan SosialKemiskinanKepemimpinan NasionalKorupsiKritik PolitikKritik SosialOpini NasionalPemberantasan KorupsiPemerintahan IndonesiaPolitik NasionalPrabowo SubiantoRakyat IndonesiaSaiful huda Ems (SHE)
ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

Dokumen PLN Ungkap Tiang Listrik Dam Siambang Terkendala Kawasan Hutan, Cek Endra Kini Kawal Perizinan LISDES 2026: Bagaimana Nasib Proyek Lama?

12.10.2026
Berita

POLRI BISA BERGANTI, KAPOLDA BISA BERGANTI, TETAPI KEPASTIAN HUKUM TAK BOLEH IKUT BERGANTI

05.10.2026
Berita

Gelombang Perlawanan Masyarakat Adat Tanah Moi: Jeritan Keadilan di Bawah Bayang-Bayang Perampasan Tanah

29.09.2026
Berita

Perempuan Ukraina Wajib Militer dan Proyek Diplomasi Manis: Pernyataan Elena Semerikova dan Apresiasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia

27.09.2026
Berita

Kedok Polisario Terbongkar: Bantuan Kemanusiaan Dirampok, Persisma Desak Pengungsi Dipulangkan ke Sahara Maroko

27.09.2026
Hukrim

Dr. Fachrul Razi, MIP: Ini 7 Poin Tuntutan Rakyat Aceh Dalam Revisi UUPA

26.09.2026
Next Post

Danau Kenali: Puluhan Miliar Dibelanjakan, Sedimentasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Bertanggung Jawab

JANGAN GADAIKAN DIRIMU DEMI SEBUAH FOTO DAN SESUAP NASI

FIKIRAN RAJAT: WARISAN YANG TAK BOLEH MATI

Berapa Sih Asetnya?

451 Meter Dibayar, 276 Meter Tak Ditemukan; Pelapor Pertanyakan Pernyataan Kadis PUPR Muaro Jambi

Discussion about this post

Juni 2026
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930 
« Mei   Jul »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Fikiran Ra’jat

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah