• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Fikiran Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Enam Tahun Mangkrak dan “Rekap Siluman”, Siapa yang Melindungi Skandal Rp9,8 Miliar PUPR Sarolangun?

    Ke Mana Hasil Sewa Aset SRDP Singkut Disetorkan Pardi Saleh? H. Hendra Bungkam Soal Sewa 10 Tahun!

    Kabid Aset Ikhsan “Kabur” Saat Dikonfirmasi, Plt Kaban BPKAD Maria Susanti Ketahuan “Simpan Rahasia” di Balik Sertifikat No. 8 Pemkab Sarolangun

    Mengupas Jalur PRONA Eks Aset SRDP Singkut, Sertifikat Atas Nama Narimo & Sukardi Beralih ke Asra’i Tepat di Sebelah Aset Pemda

    Bupati Hurmin Harus Bersikap! Plt BPKAD “Lempar Handuk” Soal Aset SRDP Singkut, Padahal Sertifikat BPN Jelas Atas Nama Pemkab Sarolangun

    Majelis Hakim PN Cibinong Diduga Kuat Berpihak pada Pelaku Mafia Tanah

    Desak Ketegasan Kejati Jambi: Jangan Tebang Pilih, Kerahkan Intelijen Usut Tuntas Skandal Aset Singkut!

    Dinamika Pembangunan dan Catatan Tata Kelola Pemerintahan Kabupaten Sarolangun dari Masa ke Masa

    Kerawanan Karhutla di Pauh Sarolangun: Warga Keluhkan Ketidaksiapan Posko, Kepala BPBD Bungkam Saat Dikonfirmasi

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Enam Tahun Mangkrak dan “Rekap Siluman”, Siapa yang Melindungi Skandal Rp9,8 Miliar PUPR Sarolangun?

    Ke Mana Hasil Sewa Aset SRDP Singkut Disetorkan Pardi Saleh? H. Hendra Bungkam Soal Sewa 10 Tahun!

    Kabid Aset Ikhsan “Kabur” Saat Dikonfirmasi, Plt Kaban BPKAD Maria Susanti Ketahuan “Simpan Rahasia” di Balik Sertifikat No. 8 Pemkab Sarolangun

    Mengupas Jalur PRONA Eks Aset SRDP Singkut, Sertifikat Atas Nama Narimo & Sukardi Beralih ke Asra’i Tepat di Sebelah Aset Pemda

    Bupati Hurmin Harus Bersikap! Plt BPKAD “Lempar Handuk” Soal Aset SRDP Singkut, Padahal Sertifikat BPN Jelas Atas Nama Pemkab Sarolangun

    Majelis Hakim PN Cibinong Diduga Kuat Berpihak pada Pelaku Mafia Tanah

    Desak Ketegasan Kejati Jambi: Jangan Tebang Pilih, Kerahkan Intelijen Usut Tuntas Skandal Aset Singkut!

    Dinamika Pembangunan dan Catatan Tata Kelola Pemerintahan Kabupaten Sarolangun dari Masa ke Masa

    Kerawanan Karhutla di Pauh Sarolangun: Warga Keluhkan Ketidaksiapan Posko, Kepala BPBD Bungkam Saat Dikonfirmasi

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Morning News
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » “Vendor Lama, Anggaran Besar, Pekerja Internal: Ada Apa dengan CV JT di PTPN Regional 4?”

“Vendor Lama, Anggaran Besar, Pekerja Internal: Ada Apa dengan CV JT di PTPN Regional 4?”

Dugaan “Pinjam Bendera” hingga Pertanyaan ke Mana Aliran Uang Proyek Mengalir

by Admin
24.05.2026
in Bisnis, Daerah, Hukrim, Lingkungan, Nasional
0

JAMBI — Polemik proyek pemeliharaan kebun di lingkungan PTPN Regional 4 Jambi kini mulai membuka lapisan yang lebih dalam. Setelah pengakuan sejumlah pekerja soal dugaan tekanan kerja dan ancaman SP, kini sorotan mengarah pada pola penggunaan vendor yang disebut berlangsung bertahun-tahun.

Nama CV Jambi Transparan (JT) disebut terus muncul dalam berbagai pekerjaan operasional perusahaan perkebunan negara tersebut.

Baca juga

Kabid Aset Ikhsan “Kabur” Saat Dikonfirmasi, Plt Kaban BPKAD Maria Susanti Ketahuan “Simpan Rahasia” di Balik Sertifikat No. 8 Pemkab Sarolangun

MISTERI ASET PASAR TERNAK PELAWAN: LEBIH DARI SATU DEKADE MATI SURI, KINI STATUS LAHAN DIPERTANYAKAN

BPN Sarolangun Undang PPWI Bahas SHM Raden Sandani: PPWI Pertanyakan Dasar Hukum Surat Sanggahan Mantan Kades

ASET DISITA, PABRIK DIDUGA BEROPERASI HAMPIR 10 BULAN: ASINTEL KHUSAINI BELUM MENJAWAB KONFIRMASI FikiranRajat.id

Mulai dari:

▪️pekerjaan penebasan gulma,

▪️pemeliharaan kebun,

▪️hingga armada angkutan tandan buah segar (TBS).

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius:

mengapa vendor yang sama terus digunakan dalam banyak lini pekerjaan?

 

“Vendor Hanya Menang Tender?”

FikiranRajat.id memperoleh pengakuan pekerja yang menyebut pola kerja vendor selama ini dinilai janggal.

Menurut sumber, skema awalnya terlihat normal:

▪️perusahaan membuka tender,

▪️vendor menang,

▪️lalu vendor menjalankan pekerjaan.

Namun di lapangan disebut berbeda.

“Yang terjadi selama ini, vendor cuma menang tender. Setelah itu pekerjaan semua ditimpahkan ke kebun,” ungkap salah satu sumber.

Jika pengakuan itu benar, maka muncul dugaan:

▪️vendor hanya administratif,

▪️sementara pelaksanaan kerja justru menggunakan sumber daya internal perusahaan.

Padahal secara prinsip pemborongan kerja, vendor seharusnya:

✒️menyediakan tenaga kerja

✒️ menyediakan alat kerja

✒️ menjalankan operasional

✒️ bertanggung jawab atas keselamatan pekerja.

 

Anggaran Rp150 Ribu per Hektar, Pekerja Mengaku Terima Rp60 Ribu

Pengakuan pekerja juga menyinggung soal besaran anggaran pekerjaan penebasan gulma.

Disebutkan, nilai pekerjaan bisa mencapai sekitar Rp150 ribu per hektar. Namun pekerja di lapangan mengaku nilai yang mereka terima jauh di bawah angka tersebut.

“Sampai ke kebun tinggal sekitar Rp60 ribu sampai Rp70 ribu per hektar, kita kalau ngak mau  cari tenaga kerja kita harus kerjakan ,kalau ambil tenaga masyarakat mana mau harga segitu mereka biasa harga 600-700/ha” ujar sumber.

Selisih nilai itu kini menjadi sorotan.

Karena jika:

▪️pekerja berasal dari internal perusahaan,

▪️alat dan pengawasan dilakukan kebun,

▪️tetapi vendor tetap menerima pembayaran penuh,

maka publik wajar mempertanyakan:

apa fungsi nyata vendor dalam pekerjaan tersebut?

 

Dugaan Ekosistem Vendor Tertutup

FikiranRajat.id juga memperoleh informasi bahwa CV JT disebut telah bertahun-tahun bekerja sama dengan lingkungan PTPN.

Pola penggunaan vendor yang terus berulang itu memunculkan dugaan adanya:

▪️vendor dominan,

▪️relasi kuat dengan internal,

▪️hingga kemungkinan ekosistem bisnis tertutup.

Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut

 

Sorotan Baru: Armada TBS dan Dugaan Penggunaan BBM

Tak hanya soal tenaga kerja, sumber juga menyinggung operasional armada pengangkutan TBS yang disebut berkaitan dengan vendor.

Publik kini mulai mempertanyakan:

▪️apakah armada operasional menggunakan BBM industri sebagaimana mestinya?

▪️atau justru memakai solar non-industri untuk menekan biaya operasional?

Jika benar terdapat penggunaan BBM yang tidak sesuai peruntukan dalam kegiatan operasional skala besar, maka persoalan ini berpotensi meluas menjadi isu tata kelola perusahaan negara.

 

Pekerja Menanggung Risiko, Vendor Menikmati Proyek?

Sebelumnya, FikiranRajat.id telah mengungkap pengakuan pekerja yang mengaku mengalami luka serius saat melakukan penebasan gulma hingga harus mendapatkan perawatan.

Korban disebut merupakan karyawan tetap perusahaan yang mengaku tetap diminta bekerja melakukan penebasan bahkan setelah menyelesaikan pekerjaan utama.

Situasi itu memunculkan pertanyaan yang semakin tajam:

siapa sebenarnya yang memikul beban kerja dan risiko di lapangan?

Karena jika:

▪️tenaga dari internal,

▪️risiko ditanggung pekerja,

▪️sementara vendor hanya menerima pembayaran proyek,

maka publik akan sulit mengabaikan dugaan adanya praktik yang tidak sehat dalam sistem kerja tersebut.

 

Konfirmasi Disiapkan

FikiranRajat.id tengah menyiapkan konfirmasi resmi kepada pihak:

▪️CV Jambi Transparan,

▪️manajemen PTPN Regional 4,

▪️serta pihak terkait lainnya,

guna meminta penjelasan terkait:

▪️mekanisme kerja vendor,

▪️penggunaan tenaga internal,

▪️sistem pembayaran,

▪️perlindungan pekerja,

▪️hingga operasional armada.

Redaksi menegaskan pemberitaan ini dilakukan demi kepentingan publik dan transparansi tata kelola perusahaan negara.

BERSAMBUNG EPISODE 3:

“Ancaman SP dan Pengakuan Pekerja: Dugaan Tekanan Sistematis di Balik Proyek Vendor PTPN Regional 4”

Tags: #AncamanSP#BuruhSawit#CVJambiTransparan#DugaanEksploitasi#FikiranRajatID#HakPekerja#Investigasi#JambiMenggugat#KaryawanPTPN#ProyekKebun#PTPNJambi#PTPNRegional4#SuaraPekerja#TransparansiBUMN#VendorPTPN
ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

Enam Tahun Mangkrak dan “Rekap Siluman”, Siapa yang Melindungi Skandal Rp9,8 Miliar PUPR Sarolangun?

24.10.2026
Berita

Ke Mana Hasil Sewa Aset SRDP Singkut Disetorkan Pardi Saleh? H. Hendra Bungkam Soal Sewa 10 Tahun!

20.10.2026
Berita

Kabid Aset Ikhsan “Kabur” Saat Dikonfirmasi, Plt Kaban BPKAD Maria Susanti Ketahuan “Simpan Rahasia” di Balik Sertifikat No. 8 Pemkab Sarolangun

20.10.2026
Berita

Mengupas Jalur PRONA Eks Aset SRDP Singkut, Sertifikat Atas Nama Narimo & Sukardi Beralih ke Asra’i Tepat di Sebelah Aset Pemda

20.10.2026
Berita

Bupati Hurmin Harus Bersikap! Plt BPKAD “Lempar Handuk” Soal Aset SRDP Singkut, Padahal Sertifikat BPN Jelas Atas Nama Pemkab Sarolangun

17.10.2026
Berita

Majelis Hakim PN Cibinong Diduga Kuat Berpihak pada Pelaku Mafia Tanah

17.10.2026
Next Post

Tragedi Rp1.200 per Kilogram: Jeritan Petani Sawit di Balik Dinding Ambisi Ekspor Satu Pintu

Tender Gagal, Kontrak Jalan, Dokumen Menyusul: Ada Apa dengan Proyek-Proyek BWSS VI di Kerinci?

“Tender Gagal Tapi Kontrak Jalan”: BWSS VI Diminta Belajar dari Jerat Korupsi SDA Kementerian PUPR

SKANDAL LAHAN RP15 MILIAR: Dugaan Konsultan “Alamat Palsu” dan Ancaman Banjir bagi Warga

Dugaan Eksploitasi Tenaga Kerja di Balik Proyek Vendor PTPN Regional 4 Kian Menguat

Discussion about this post

Mei 2026
SSRKJSM
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr   Jun »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Fikiran Ra’jat

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah