Kota Jambi,–Fenomena munculnya monyet di kawasan permukiman Kota Jambi seperti yang terekam di kawasan Jalan Kebon Daging, Mayang Mangurai, bukan sekadar kejadian unik atau tontonan warga. Ini bisa menjadi sinyal terganggunya habitat satwa liar akibat berkurangnya ruang hidup mereka. Foto yang menunjukkan seekor monyet berada di atap rumah warga memperlihatkan bagaimana satwa yang semestinya hidup di kawasan hijau kini mulai masuk ke lingkungan perkotaan. 29/5/2026
Para ahli ekologi menjelaskan bahwa kemunculan monyet di kawasan permukiman umumnya berkaitan dengan rusaknya habitat, berkurangnya sumber pakan, hingga alih fungsi kawasan hijau yang memaksa satwa berpindah mencari tempat bertahan hidup.
Di Kota Jambi sendiri, sorotan publik mengarah pada pembukaan dan pembabatan kawasan Hutan Kota yang sebelumnya menjadi salah satu ruang hijau penting. Ironisnya, pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan di tengah polemik masih banyaknya aset dan lahan milik pemerintah yang dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.
Pertanyaan publik pun mengemuka:
Mengapa kawasan hijau yang menjadi paru-paru kota dan habitat satwa justru dikorbankan, sementara lahan-lahan lain yang tidak produktif masih tersedia?
Fenomena monyet yang mulai berkeliaran di kawasan permukiman bukan hanya persoalan satwa. Ini menyangkut keseimbangan ekosistem, arah tata ruang kota, hingga kualitas lingkungan hidup masyarakat dalam jangka panjang.
Sejumlah kajian menyebutkan bahwa ketika habitat alami terfragmentasi atau hilang akibat pembangunan, satwa liar akan kehilangan akses terhadap sumber makanan dan tempat berlindung sehingga terpaksa memasuki area permukiman manusia.
Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan hanya konflik manusia dan satwa yang berpotensi meningkat, tetapi juga menjadi bukti bahwa ruang ekologis di Kota Jambi semakin menyempit.
Masyarakat kini menunggu penjelasan terbuka dari Pemerintah Kota Jambi terkait kajian lingkungan, analisis dampak ekologis, serta alasan pemilihan lokasi pembangunan yang dinilai mengorbankan kawasan hijau kota.
Ketika monyet mulai turun dari habitatnya dan berdiri di atas atap rumah warga, mungkin yang sedang terjadi bukan sekadar perpindahan satwa. Bisa jadi itu adalah tanda bahwa ruang hidup mereka sedang diambil sedikit demi sedikit atas nama pembangunan.























Discussion about this post