• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Fikiran Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Wapres Hanya Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia

    HMI Kolaka Soroti Dugaan Legalitas Angkutan Ore Nikel dan Afiliasi Perusahaan di Tersus PT AMI

    POLRI BISA BERGANTI, KAPOLDA BISA BERGANTI, TETAPI KEPASTIAN HUKUM TAK BOLEH IKUT BERGANTI

    SP2HP TERBARU POLDA JAMBI: CCTV SPBU JADI UJIAN TRANSPARANSI, KASUS SOLAR SUBSIDI PT EWF MENUJU GELAR PERKARA

    Identitas Dipakai, Cicilan Membebani: Ahmad LSM Progress Desak Polres Palopo Usut Dugaan Kasus Sahrul

    Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka

    Petisioner HAM PBB 2025 Desak Dugaan Penggelapan Kapal Rp30 Miliar, Pemerasan Rp75 Juta dan Dugaan Perlindungan Pejabat Diusut Tuntas sampai ke Akar-Akarnya

    HP di Tangan Sahrul, Cicilan Atas Nama Warga: Sejumlah Korban Mengaku Dikejar Tagihan

    Gelombang Perlawanan Masyarakat Adat Tanah Moi: Jeritan Keadilan di Bawah Bayang-Bayang Perampasan Tanah

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Wapres Hanya Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia

    HMI Kolaka Soroti Dugaan Legalitas Angkutan Ore Nikel dan Afiliasi Perusahaan di Tersus PT AMI

    POLRI BISA BERGANTI, KAPOLDA BISA BERGANTI, TETAPI KEPASTIAN HUKUM TAK BOLEH IKUT BERGANTI

    SP2HP TERBARU POLDA JAMBI: CCTV SPBU JADI UJIAN TRANSPARANSI, KASUS SOLAR SUBSIDI PT EWF MENUJU GELAR PERKARA

    Identitas Dipakai, Cicilan Membebani: Ahmad LSM Progress Desak Polres Palopo Usut Dugaan Kasus Sahrul

    Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka

    Petisioner HAM PBB 2025 Desak Dugaan Penggelapan Kapal Rp30 Miliar, Pemerasan Rp75 Juta dan Dugaan Perlindungan Pejabat Diusut Tuntas sampai ke Akar-Akarnya

    HP di Tangan Sahrul, Cicilan Atas Nama Warga: Sejumlah Korban Mengaku Dikejar Tagihan

    Gelombang Perlawanan Masyarakat Adat Tanah Moi: Jeritan Keadilan di Bawah Bayang-Bayang Perampasan Tanah

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Morning News
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » Rusia Siap Selenggarakan Acara Tele-conference Internasional tentang Wilayah Kherson dan Pencarian Perdamaian

Rusia Siap Selenggarakan Acara Tele-conference Internasional tentang Wilayah Kherson dan Pencarian Perdamaian

by Admin
03.07.2026
in Mancanegara, Politik
0

Jakarta – Delegasi Federasi Rusia untuk Negosiasi Wina tentang Keamanan Militer dan Kontrol Senjata akan menyelenggarakan telekonferensi internasional tingkat tinggi bertajuk “Crimes of the Kiev Regime: Terror against the Civilians of the Kherson Region” (Kejahatan Rezim Kiev: Teror terhadap Warga Sipil di Wilayah Kherson). Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 10 Juli 2026, pukul 19:00 WIB melalui platform Zoom.

 

Baca juga

Wapres Hanya Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia

HMI Kolaka Soroti Dugaan Legalitas Angkutan Ore Nikel dan Afiliasi Perusahaan di Tersus PT AMI

POLRI BISA BERGANTI, KAPOLDA BISA BERGANTI, TETAPI KEPASTIAN HUKUM TAK BOLEH IKUT BERGANTI

SP2HP TERBARU POLDA JAMBI: CCTV SPBU JADI UJIAN TRANSPARANSI, KASUS SOLAR SUBSIDI PT EWF MENUJU GELAR PERKARA

Tele-conference berdurasi tiga jam ini bertujuan untuk mempertemukan perwakilan dari 80 negara yang mencakup kawasan Eropa, Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan Amerika Utara. Dalam event tersbut akan disajikan presentasi komprehensif mengenai konsolidasi data, statistik, serta kesaksian langsung dari para korban terkait konflik militer yang sedang berlangsung di wilayah Kherson.

 

Berdasarkan dokumen (concept paper) yang dirilis oleh delegasi Rusia, wilayah Kherson saat ini menyumbang sekitar seperempat dari seluruh serangan Ukraina yang menargetkan infrastruktur sipil Rusia. Karena jalur pergerakan pertempuran langsung melewati wilayah ini, populasi sipil menghadapi risiko yang sangat besar.

 

Diskusi yang akan dimoderatori oleh Iulia Zhdanova, Kepala Delegasi Rusia dalam Negosiasi Wina, akan berfokus pada empat isu penting. Pertama, dokumentasi pelanggaran, yang akan meninjau pelanggaran hukum humaniter internasional yang diduga dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina (UAF). Kedua, terkait analisis persenjataan yang digunakan, yakni menilai jenis senjata yang digunakan di wilayah tersebut, termasuk tuduhan penggunaan persenjataan terlarang atau “tidak manusiawi” yang dipasok oleh negara-negara anggota NATO dan Uni Eropa.

 

Ketiga, yakni dampak terhadap infrastruktur, untuk memeriksa taktik peperangan seperti penanaman ranjau jarak jauh di jalan-jalan umum di distrik Aleshky dan Skadovsk, yang memutus pasokan makanan dan obat-obatan penting bagi penduduk. Serta keempat, menyimak kesaksian korban. Peserta akan mendengar laporan langsung dari saksi mata dan korban, di samping presentasi dari tokoh-tokoh kunci seperti Duta Besar Luar Biasa (Ambassador-at-Large) Rodion Miroshnik.

 

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa tujuan utama dari acara ini adalah untuk menyajikan data yang akurat kepada komunitas internasional dan organisasi kemanusiaan mengenai situasi nyata di lapangan, guna mengimbangi narasi propaganda Barat yang dinilai menyembunyikan fakta tersebut.

 

Seruan Perdamaian Wilson Lalengke

 

Menjelang pelaksanaan acara tersebut, berbagai tokoh masyarakat sipil dan calon peserta mulai menyuarakan motivasi mereka untuk hadir. Salah satu di antaranya adalah Wilson Lalengke, yang menyatakan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan konferensi internasional ini dan menegaskan kesiapannya untuk hadir sebagai peserta aktif.

 

“Saya mendukung penuh inisiatif ini dan siap hadir sebagai peserta,” ujar Wilson Lalengke kepada Dubes Rusia untuk Indonesia, Mr. Sergey Tolchenov, saat mengikuti Press Briefing bersama puluhan wartawan nasional dan internasional di kediaman Dubes Rusia pada Rabu, 24 Juni 2026 lalu.

 

Petisioner HAM PBB tahun 2025 itu memandang platform ini bukan sekadar wadah untuk mendokumentasikan pelanggaran atau menyampaikan keluhan, melainkan sebagai peluang besar untuk mendorong dialog yang dapat menghentikan lingkaran setan kekerasan. “Harapan besar saya adalah agar acara-acara yang diselenggarakan oleh Rusia, seperti telekonferensi internasional ini, dapat menjadi katalisator bagi resolusi konflik yang damai. Kita harus menemukan jalan keluar demi menghindari lebih banyak korban jiwa di kedua belah pihak, baik dari kalangan militer maupun warga sipil yang tidak berdosa,” tegas Wilson Lalengke.

 

Sikap tokoh pers nasional Indonesia ini mengaskan keinginan kuat dari para pengamat internasional agar forum-forum multilateral dapat beralih fungsi; dari sekadar arena pertempuran retorika menjadi mekanisme nyata untuk penyelesaian konflik dan pengurangan dampak buruk perang.

 

Refleksi Filosofis atas Konflik dan Kebenaran

 

Telekonferensi yang akan datang beserta pergolakan geopolitik yang melatarbelakanginya mengajak kita untuk merenung secara filosofis. Pada hakikatnya, situasi ini memanggil kembali Teori Perang yang Adil (Just War Theory) yang awalnya dirumuskan oleh para pemikir seperti Thomas Aquinas (1225-1274) dan kemudian diperluas oleh Hugo Grotius (1583-1645).

 

Kerangka kerja ini menegaskan bahwa bahkan di tengah peperangan sekalipun (jus in bello), kekebalan warga sipil (non-combatant immunity) adalah sebuah imperatif moral yang absolut. Menargetkan infrastruktur sipil, terlepas dari siapa pelakunya, merupakan bentuk runtuhnya batas-batas etis yang memisahkan kekuatan politik yang sah dari kekerasan brutal yang tidak terkendali.

 

Lebih jauh lagi, konflik narasi seputar wilayah Kherson menyoroti krisis epistemologis dalam peperangan modern. Sebagaimana dicatat oleh filsuf pragmatis William James (1842-1910), kebenaran sering kali dikonstruksikan melalui lensa pengalaman dan utilitas manusia. Dalam konflik kontemporer, “kebenaran” kerap dipersenjatai sebagai alat propaganda, sehingga verifikasi independen menjadi sangat sulit dilakukan.

 

Dari sudut pandang kemanusiaan, nilai mutlak dari kehidupan manusia, seperti yang dinyatakan dalam Imperatif Kategoris Immanuel Kant (1724-1804), menuntut agar individu tidak pernah dijadikan sekadar alat demi mencapai tujuan geopolitik. Baik korban militer maupun sipil, setiap nyawa yang hilang adalah simbol kegagalan diplomasi yang rasional. Seruan Wilson Lalengke untuk menghindari jatuhnya korban lebih lanjut selaras dengan pandangan Kantian ini; sebuah pengingat bagi para peserta konferensi bahwa di balik papan catur geopolitik, ada kehidupan manusia yang nyata.

 

Pada akhirnya, forum seperti telekonferensi ini harus melampaui aksi saling tuduh dan mulai menghadapi pertanyaan filosofis yang mendasar: Bagaimana kemanusiaan dapat membangun kembali komitmen bersama terhadap hukum internasional dan koeksistensi ketika rasa saling percaya telah runtuh sepenuhnya? (TIM/Red)

ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

Petisioner HAM PBB 2025 Desak Dugaan Penggelapan Kapal Rp30 Miliar, Pemerasan Rp75 Juta dan Dugaan Perlindungan Pejabat Diusut Tuntas sampai ke Akar-Akarnya

30.09.2026
Berita

Gelombang Perlawanan Masyarakat Adat Tanah Moi: Jeritan Keadilan di Bawah Bayang-Bayang Perampasan Tanah

29.09.2026
Berita

Perempuan Ukraina Wajib Militer dan Proyek Diplomasi Manis: Pernyataan Elena Semerikova dan Apresiasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia

27.09.2026
Berita

Kedok Polisario Terbongkar: Bantuan Kemanusiaan Dirampok, Persisma Desak Pengungsi Dipulangkan ke Sahara Maroko

27.09.2026
Hukrim

Dr. Fachrul Razi, MIP: Ini 7 Poin Tuntutan Rakyat Aceh Dalam Revisi UUPA

26.09.2026
Hukrim

Jamaika dan Maroko Tandatangani Komunike Bersama, Wilson Lalengke: Langkah Strategis bagi Masa Depan Rakyat Sahara

26.09.2026
Next Post

PPWI Resmi Laporkan Martin Manoluk Tampubolon dan Raja Herman ke Bareskrim Polri Terkait Korupsi dan Pidana Pers

Miskin Profesionalisme, Aparat Polrestabes Bandung Akibatkan Warga Negara Jadi Miskin

The Undying Legacy of Education: A Birthday Reflection for Wilson Lalengke

Dinas Pendidikan Jambi Akhirnya Buka Suara, Klarifikasi Kabid SMK Justru Tegaskan Adanya Transfer ke Rekening yang Ditentukan

BPK Didesak Lakukan Audit Investigatif Proyek Jalan Simpang Wong Kito: Uang Negara Harus Dipertanggungjawabkan

Discussion about this post

Juli 2026
SSRKJSM
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« Jun   Agu »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Fikiran Ra’jat

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah