• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Fikiran Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Lawan Budaya “Pingpong” Birokrasi, Wilson Lalengke Resmi Laporkan Kapolda Sumsel Shandi Nugraha ke Divpropam Mabes Polri

    Perempuan Ukraina Wajib Militer dan Proyek Diplomasi Manis: Pernyataan Elena Semerikova dan Apresiasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia

    Anomali Polda Sumsel: Raih Juara 1 Kompolnas Award Saat Kapoldanya Dilaporkan ke Propam

    Kedok Polisario Terbongkar: Bantuan Kemanusiaan Dirampok, Persisma Desak Pengungsi Dipulangkan ke Sahara Maroko

    Pembelaan Hukum Eks Sekwan DPR Papua: Uji Fakta, Kewenangan, dan Independensi Penegakan Hukum

    Dr. Fachrul Razi, MIP: Ini 7 Poin Tuntutan Rakyat Aceh Dalam Revisi UUPA

    Jamaika dan Maroko Tandatangani Komunike Bersama, Wilson Lalengke: Langkah Strategis bagi Masa Depan Rakyat Sahara

    Mauritius Ambil Langkah Strategis, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

    DR. FACHRUL RAZI: JANGAN SAMPAI ACEH HANYA MENDAPAT “KUCING DALAM KARUNG” DARI REVISI UUPA

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Lawan Budaya “Pingpong” Birokrasi, Wilson Lalengke Resmi Laporkan Kapolda Sumsel Shandi Nugraha ke Divpropam Mabes Polri

    Perempuan Ukraina Wajib Militer dan Proyek Diplomasi Manis: Pernyataan Elena Semerikova dan Apresiasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia

    Anomali Polda Sumsel: Raih Juara 1 Kompolnas Award Saat Kapoldanya Dilaporkan ke Propam

    Kedok Polisario Terbongkar: Bantuan Kemanusiaan Dirampok, Persisma Desak Pengungsi Dipulangkan ke Sahara Maroko

    Pembelaan Hukum Eks Sekwan DPR Papua: Uji Fakta, Kewenangan, dan Independensi Penegakan Hukum

    Dr. Fachrul Razi, MIP: Ini 7 Poin Tuntutan Rakyat Aceh Dalam Revisi UUPA

    Jamaika dan Maroko Tandatangani Komunike Bersama, Wilson Lalengke: Langkah Strategis bagi Masa Depan Rakyat Sahara

    Mauritius Ambil Langkah Strategis, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

    DR. FACHRUL RAZI: JANGAN SAMPAI ACEH HANYA MENDAPAT “KUCING DALAM KARUNG” DARI REVISI UUPA

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Morning News
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » Indonesia di Titik Balik Sejarah

Indonesia di Titik Balik Sejarah

Ada momen dalam perjalanan sebuah bangsa ketika keputusan tidak lagi sekadar administratif, melainkan historis.

by Redaksi
20.02.2026
in Berita, Mancanegara, Opini, Politik
0

Rencana pengiriman 8.000 prajurit ke Gaza bukan hanya kebijakan luar negeri. Ia adalah pernyataan tentang siapa kita sebagai bangsa. Tentang bagaimana kita membaca amanat konstitusi. Tentang sejauh mana kita berani memikul tanggung jawab global.

Sejak alinea pertama Pembukaan UUD 1945, Indonesia telah menegaskan sikap: penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Solidaritas terhadap Palestina bukan kebijakan musiman. Ia adalah bagian dari identitas republik.

Baca juga

Ketika “Badai” Hukum Mereda di Balik Megahnya Proyek Gedung Adhyaksa

Ketika Negara Mengirim Surat Cinta untuk Para Perampok Jalanan

Blusukan Tengah Malam di Senen, Presiden Perintahkan Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel

Jalan Batubara Jangan Dibangun dengan Mengorbankan Dana Sosial

Namun sejarah tidak hanya menilai niat.

Sejarah menilai cara.

Bangsa ini telah melewati fase otoritarianisme, krisis ekonomi, dan Reformasi. Dari pengalaman itu kita belajar satu hal: keputusan besar harus berdiri di atas legitimasi besar. Transparansi bukan kelemahan. Pengawasan bukan hambatan. Justru di situlah kekuatan demokrasi diuji.

Jika Indonesia memilih masuk arena global dengan kontribusi nyata, maka pastikan langkah itu kokoh. Mandat internasional harus jelas. Persetujuan politik dalam negeri harus tuntas. Perlindungan prajurit harus maksimal.

Karena ketika prajurit diberangkatkan, bukan hanya sepatu lars yang melangkah. Martabat bangsa ikut berjalan bersama mereka.

Dunia mungkin melihat ini sebagai manuver geopolitik. Tetapi rakyat Indonesia melihatnya sebagai amanah konstitusi. Dua perspektif itu harus bertemu dalam satu titik: tanggung jawab.

Titik inilah yang kita sebut titik balik sejarah.

Apakah Indonesia akan dikenang sebagai bangsa yang berani dan bijak?

Ataukah sebagai bangsa yang tergesa dalam momentum global?

Jawabannya tidak terletak pada pidato.

Tidak pula pada sorotan kamera internasional.

Jawabannya terletak pada proses yang transparan, legitimasi yang sah, dan kesiapan menghadapi segala risiko dengan kepala tegak.

Indonesia boleh bermimpi besar.

Tetapi mimpi besar harus diikat oleh disiplin konstitusi.

Jika semua syarat terpenuhi, maka ini bukan sekadar pengiriman pasukan.

Ini adalah deklarasi kedewasaan demokrasi Indonesia di panggung dunia.

Sejarah sedang membuka lembar baru.

Bangsa ini sedang menulisnya.

Dan seperti setiap bab penting dalam perjalanan republik,

yang diuji bukan hanya keberanian bertindak—

melainkan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.

Indonesia berada di titik balik sejarah.

Dan keputusan hari ini akan dibaca oleh generasi esok.

Tags: Anak Bangsa Indonesiabangsa indonesiaBapak Presiden Republik IndonesiaEditorial fikiranrajat.idIndonesia di Titik Balik SejarahPresiden Prabowo
ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

Lawan Budaya “Pingpong” Birokrasi, Wilson Lalengke Resmi Laporkan Kapolda Sumsel Shandi Nugraha ke Divpropam Mabes Polri

27.09.2026
Berita

Perempuan Ukraina Wajib Militer dan Proyek Diplomasi Manis: Pernyataan Elena Semerikova dan Apresiasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia

27.09.2026
Berita

Anomali Polda Sumsel: Raih Juara 1 Kompolnas Award Saat Kapoldanya Dilaporkan ke Propam

27.09.2026
Berita

Kedok Polisario Terbongkar: Bantuan Kemanusiaan Dirampok, Persisma Desak Pengungsi Dipulangkan ke Sahara Maroko

27.09.2026
Berita

Pembelaan Hukum Eks Sekwan DPR Papua: Uji Fakta, Kewenangan, dan Independensi Penegakan Hukum

27.09.2026
Hukrim

Dr. Fachrul Razi, MIP: Ini 7 Poin Tuntutan Rakyat Aceh Dalam Revisi UUPA

26.09.2026
Next Post

Skandal Tambang Galian C Way Bambang, Hukum Takluk di Bawah Ketiak Oknum Pejabat

SKANDAL RAZIA GELAP DI JALUR JAMBI–TUNGKAL?

Jurnalis Fikiran Raj’at Minta Klarifikasi Rangkap Jabatan, Respons Tenaga Ahli HBA Dinilai Tak Substantif.

Ketika Seragam Dipakai untuk Menekan, Negara Sedang Dipermalukan

Diduga Ada “Operasi Gelap” Polhut, Sopir Kayu Mengaku Dimintai Uang Saat Menuju Tungkal

Discussion about this post

Februari 2026
SSRKJSM
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728 
« Jan   Mar »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Fikiran Ra’jat

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah